Berita Pemkab

PEMUSNAHAN ALAT PENANGKAPAN BENIH BENING LOBSTER (BBL) HASIL PENERTIBAN DI WILAYAH PERAIRAN KABUPATE

PEMUSNAHAN ALAT PENANGKAPAN BENIH BENING LOBSTER (BBL) HASIL PENERTIBAN DI WILAYAH PERAIRAN KABUPATE

PEMUSNAHAN ALAT PENANGKAPAN BENIH BENING LOBSTER (BBL) HASIL PENERTIBAN DI WILAYAH PERAIRAN KABUPATEN PANGANDARAN (06/04/2021)

PANGANDARAN, - Plt. Kepala Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pangandaran membuka kegiatan pemusnahan alat penangkapan benih bening lobster (bbl) hasil penertiban di wilayah perairan Kabupaten Pangandaran. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata, Wakil Bupati Pangandaran H. Ujang Endin Indrawan, Dandim 0613 Ciamis, Kepala Kejaksaan Negeri Ciamis, Ketua Pengadilan Negeri Ciamis, Wadan Pos TNI AL Pangandaran, PSDKP Pangandaran, Wakil Ketua HNSI Kab. Pangandaran, dan Tokoh Masyarakat yang diwakili oleh Ibu Susi Pudjiastuti, serta jajaran pejabat lingkup Pemkab Pangandaran.

Pemusnahan alat penangkapan benih bening lobster (bbl) dilaksanakan di lapang katapang doyong Pangandaran. Plt. Kepala Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pangandaran memaparkan barang-barang yang berhasil diamankan oleh pihak-pihak yang bertugas dari tanggal 20 hingga 25 Maret 2021 di Pantai Barat Pangandaran, Pantai Timur Pangandaran, dan Pantai Bojongsalawe. Adapun barang-barang yang berhasil diamankan antara lain:

  1. Genset sebanyak 12 buah,
  2. Accu sebanyak 4 buah,
  3. Perahu sebanyak 16 unit,
  4. Jaring sebanyak 250 set,
  5. Lampu gantung sebanyak 22 buah, serta
  6. Tambang sebanyak 7 set. Dalam sambutannya, ibu Susi Pudjiastuti sangat menyayangkan hal ini bisa terjadi, “Sumberdaya alam perikanan penting untuk bangsa Indonesia, 79% wilayah Indonesia adalah laut. Hal yang mudah untuk memajukan perekonomian Indonesia salah satunya melalui sumberaya kelautan dan perikanan”, ungkap beliau. Ibu Susi Pudjiastuti juga menerangkan bahwa lobster tidak bisa dikawinkan, walaupun lobster bisa ditetaskan namun keberhasilannya kecil.Bupati Pangandaran juga mengeluarkan surat edaran untuk melarang menangkap benih bening lobster. Beliau merupakan satu-satunya bupati yang tidak asal mengeluarkan benih bening lobster untuk diekspor sebagai paham tentang konsep perikanan yang berkelanjutan. ”Terkait Kementrian kelautan dan perikanan pasca bu Susi yang melarang ekspor benih bening lobster, namun bukan melarang penampakan benih tersebut maka dikeluarkan surat edaran bupati yang melarang penangkapan benih bening lobster”, ungkap Bupati PangandaranBarang-barang yang berhasil diamankan oleh Angkatan Laut, POLAIR, Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pangandaran, Satpol PP, PSDKP, Barakuda, HNSI, serta anggota Jaga Lembur selanjutnya secara simbolik dimusnakan dengan cara dibakar oleh Pejabat Pemkab Pangandaran dan juga oleh ibu Susi Pujiastuti. (6/4/2021)