Berita OPD

Pengurus Dekranasda Kabupaten Pangandaran Periode 2021-2026 Dilantik

Pengurus Dekranasda Kabupaten Pangandaran Periode 2021-2026 Dilantik

PROKOPIM - Ketua Umum Dekranasda Kabupaten Pangandaran Hj. Ida Nurlaela Wiradinata melantik dan mengukuhkan Pengurusan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pangandaran Periode 2021 - 2026, bertempat di Aula Setda Pangandaran. Jum'at, 4 Juni 2021. Pengurus Dekranasda ini dilantik berdasarkan Surat Keputusan Nomor : 08/SK/Dekranasda/3/2021 tentang Pengesahan, Pemberhentian dan Pengangkatan Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kabupaten Pangandaran Periode Tahun 2021-2026.

 

Hadir pada kesempatan ini Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata sekaligus Pembina Dekranasda Kab. Pangandaran, Sekda Kab. Pangandaran, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Asisten Administrasi Umum / Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kepala Bidang Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat H. Arif Muhamad Fajar, ST., MM, serta undangan lainnya.

 

Dalam sambutannya Hj. Ida Nurlaela mengatakan bahwa Dekranasda merupakan mitra kerja Pemerintah Daerah.
“Dekranasda Kabupaten Pangandaran merupakan sebuah organisasi mitra kerja pemerintah yang bertujuan untuk melestarikan nilai-nilai budaya bangsa yang berbasis dalam bentuk kerajianan, dengan semangat itu diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para pengrajin,” Ujarnya.

 

Iapun berharap dengan dilantiknya pengurus baru ini, dapat memunculkan inovasi baru sehingga Dekranasda Kabupaten Pangandaran dapat terus maju.
“ Alhamdulillah telah dilantik dan dikukuhkan pengurus Dekranasda yang baru periode 2021-2026, saya berharap kepada pengurus Dekranasda yang baru, memiliki semangat yang luar biasa dan diharapkan ada inovasi yang baru walaupun Pangandaran Daerah Otonom Baru,” tuturnya.

 

Lanjutnya, sejak dibentuknya lima tahun lalu Dekranasda Kabupaten Pangandaran terus berupaya mensosialisasikan berbagai program pemerintah. 
“Kami lima tahun yang lalu berupaya untuk menyampaikan kepada masyarakat bahwa di Kabupaten Pangandaran telah dibentuk satu organisasi yang mewadahi para pengrajin yaitu Dekranasda, juga berupaya mensosialisasikan seluruh program pemerintah, baik itu dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan dari Pemerintah Kabupaten Pangandaran. Dan Alhamdulillah terbentuk dengan anggota sebnyak 250 anggota UMKM,” tuturnya.

 

Dekranasda Kabupaten Pangandaran sejak dibentuknya lima tahun lalu telah mendapat berbagai penghargaan, salahsatunya adalah Dekranasda Award, hal ini menurut Hj. Ida berkat kerjasama seluruh pihak.  
“Kami mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dekranasdanya, di tahun 2019 kami telah mendapatkan penghargaan yang luar biasa, dimana kami mendapatkan Dekranasda Award, prestasi yang sangat luar biasa bagi kami karena ini daerah otonomi baru. Ini karena banyak sekali pembinanaan dari Provinsi Jawa Barat, sebenarnya bukan tujuan untuk menjadi  juara, tetapi bagaimana kemanfaatan kami untuk masyarakat Kabupaten Pangandaran,” ungkapnya.

 

Penghargaan tingkat nasional pun didapat yaitu melalui pengrajin Hata Mitra Saluyu, selain itu untuk memaksimalkan dan meningkatkan inovasi para pengrajin, Dekranasda Kabupaten bergandengan Dinas Sosial Tenaga Kerja, Industri dan Transmigrasi Kab. Pangandaran mengeluarkan Hak Atas Kekayaan Intelektual ( HAKI) bagi pengrajin Kabupaten Pangandaran.
“Disini ada sekitar 20 pengrajin yang memiliki HAKI, HAKI ini harus dipertahankan karena kalau tidak mempatenkan produk otomatis nanti bisa di klaim oleh orang lain dan itu salah satu semangat untuk para pengrajin berjuang berinovasi,” tambahnya.

 

Sementara itu Bupati Pangandaran dalam sambutannya mengatakan pangsa pasar bagi kerajinan di Pangandaran ini sangat besar sekali.
“Kalau di daerah lain membuat prodak memasarkannya dia maencari pasar, nah kalau ke pangandaran banyak orang yang datang, di tahun 2019 saja itu mencapai 4 juta orang maka bagaimana 4 juta orang ini ketika pulang membawa oleh-oleh pangandaran,” katanya.

 

Untuk itu perlu satu kajian untuk memanfaatkan banyaknya kunjungan wisatawan tersebut.
“Sekarang kita punya wisata yang sejak penataan ini kunjungan itu luar biasa, kita lihat perilakunya apakah datang kesini makan dan selfie atau pulangnya bawa oleh-oleh. Tentu inilah harus menjadi satu kajian kita apakah yang akan kita lakukan mensikapi kunjungannya yang banyak,” tambahnya.

 

Salah satu rencana pemerintah adalah akan mendirikan centra UMKM yang akan menampung produk pangandaran. 
“Tahun depan kita akan membuat centra pasar UMKM Kabupaten Pangandaran di kampung turis, sekarang ini kunjungan ke kampung turis luar biasa, kita akan buat disana, produknya UMKM kita panjang, namun yang perlu diingat tentu kualitas yang menarik, dan produknya bisa bersaing,” katanya.

 

Diakhir pidatonya beliau mengajak kepada seluruh jajaran Dekranasda yang baru dilantik untuk terus bekerja 
“ Selamat bekerja dengan baik, bersinergi, cari pola kebijakan mana yang bisa kita transfer, mana yang bisa kita ambil untuk memajukan UMKM Pangandaran,” pungkasnya.

 

Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Sekretariat Daerah Kabupaten Pangandaran