Berita OPD

Bupati Pangandaran Naikkan Honorarium Tenaga Honorer

Bupati Pangandaran Naikkan Honorarium Tenaga Honorer

Bupati Pangandaran Naikkan Honorarium Tenaga Honorer

Pangandaran – Kamis, 27 Agustus 2020.

Pemerintah Kabupaten Pangandaran bersama DPRD tengah merancang KUA PPS tahun 2021.

Dalam rapat paripurna penetapan kesepakatan Rancangan KUA dan Rancangan PPAS tahun 2021, terungkap juga honorarium tenaga honorer akan naik.

Dalam kesempatan itu Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata mengatakan, yang pertama, didasari satu kepentingan bahwa Pangandaran akan baik pada pelaku penyelenggara pemerintahan atau pegawai.

Dan pegawai tentu sangat tergantung pada sejauhmana mendapatkan kesejahteraan.

Lanjutnya, setelah dua tahun ini dukaji dan dievaluasi ternyata tenaga honorer ini hampir seimbang jumlahnya dengan tenaga PNS.

“Semalam kita bahas sambil bercanda, honorer cuma dapat insentif Rp300 ribu. Maka kita akan naikkan menjadi Rp1 juta perbulan, sedangkan yang honorer K2 dinaikan menjadi antara Rp1,2 dan Rp1,4 juta perbulannya,” ujarnya

Ia berharap, pegawai di Kabupaten Pangandaran yang honornya di bawah Rp1 juta, harus di atas Rp1 juta semua.

“Ada yang 1,2 juta, ada yang 1,8 juta bahkan ada yang sampai 2 juta lebih. Totalnya hampir Rp65 miliar untuk menaikan insentif para tenaga honorer,” katanya.

Kenapa itu bisa dilakukan, karena menurutnya, ke depan sudah tidak ada lagi pembangunan infrastruktur. kita usahakan, karena pengaruh pandemi Covid-19 masih terasa

Sebenarnya menurut dia, dari sejak kemarin insentif tenaga honorer akan dinaikan, tetapi kalau tidak semuanya akan terjadi kecemburuan sosial.

“Misalnya kalo tenaga honorer guru dinaikin lalu tenaga kesehatan tidak kan nanti ada kecemburuan. Makanya sekarang kita usulkan semua tenaga honorer kita naikan honornya, ya totalnya bisa mencapai Rp169 miliar hanya untuk menaikan honor seluruh tenaga honorer yang bertugas di Pemerintah Kabupaten Pangandaran kalo dihitung secara keseluruhan dari sebelumnya, seraya dirinya mengatakan, kenaikan honor akan didorong pada anggaran perubahan untuk tenaga guru honorer.

“Dari Rp1 juta naik menjadi Rp1,2 dan Rp1,4 juta per bulannya,” ucap Bupati Pangandaran

Ia menggambarkan untuk jumlah tenaga guru honorer hampir imbang dengan tenaga guru PNS, apabila tidak ada guru honorer bakal kelabakan.

“Jadi ini karena kebutuhan. Diakhir masa pengabdian saya, diakhir RPJMD saya siap memberikan sesuatu buat teman-teman hampir Rp65 miliar untuk menaikan itu, termasuk memberikan honor terhadap guru Paud dan TK,” ujarnya.

Bupati Pangandaran juga mengatakan, apabila tenaga honorer menginginkan menjadi PNS, akan dididik secara khusus untuk perorangan dianggarkan 10 juta, dengan seperti itu harapannya bisa mencapai 50 persen dari yang sebelumnya hanya 20 persen yang diterima menjadi PNS.

“Pokoknya tenaga honorer yang ingin mengikuti tes CPNS akan kita didik khusus,” pungkasnya.